Friday, March 6, 2026
Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut
  • Home
  • Tentang PPAL
    • Sejarah
    • Karakter dan Fitur PPAL
    • Visi & Misi
    • Pengurus Organisasi
      • PPAL Wilayah
      • PPAL Pusat
        • Struktur Organisasi
        • Pengurus Pusat
        • Dewan Pertimbangan
        • Dewan Pakar
    • PIPAL
    • PP Kowal
    • Ladzis
    • Redaksi Jalasena
    • Yayasan
    • Kontak
  • Agenda
  • Berita
  • Opini
  • Galeri
  • Majalah
No Result
View All Result
Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut
  • Home
  • Tentang PPAL
    • Sejarah
    • Karakter dan Fitur PPAL
    • Visi & Misi
    • Pengurus Organisasi
      • PPAL Wilayah
      • PPAL Pusat
        • Struktur Organisasi
        • Pengurus Pusat
        • Dewan Pertimbangan
        • Dewan Pakar
    • PIPAL
    • PP Kowal
    • Ladzis
    • Redaksi Jalasena
    • Yayasan
    • Kontak
  • Agenda
  • Berita
  • Opini
  • Galeri
  • Majalah
No Result
View All Result
Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut
No Result
View All Result
Home Majalah

Jalasena Mei 2019

by Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut
June 20, 2019
in Majalah
0
Jalasena Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter

Persatuan Indonesia

Para pembaca Jalasena yang budiman!

PELAKSANAAN Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di negara kita selesai sudah. Penghi­tungan suara hasil Pemilu terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) un­tuk mengetahui siapa yang memenangkan pemilihan untuk jabatan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Tentu kami mengucapkan selamat dan berharap siapapun yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden akan menyejahterakan ke­hidupan masyarakat Indonesia dan menjadikan negara kita lebih maju dan mampu mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.

Selama beberapa bulan menjelang Pemilu 2019 suhu politik di Indonesia demikian tinggi. Kedua kubu dari para pendukung Paslon yang terdiri dari beberapa partai politik saling “jualan” untuk menarik simpati masyarakat. Akibatnya di masyarakat pun terjadi polari­sasi yang dari waktu ke waktu kian menggelembung dan muncul fanatisme. Kesan terjadinya perpecahan mun­cul. Tidak hanya di masyarakat luas, tapi juga kelom­pok-kelompok lebih kecil terjadi hal yang sama.

Situasi dan kondisi seperti itu tentu rawan berkelan­jutan. Pemilu yang merupakan pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia seharusnya benar-benar menjadi pestanya bagi rakyat dalam menentukan pilihan. Jangan gara-gara Pemilihan Umum yang dilakukan secara ru­tin, menyebabkan rakyat terbelah. Kita sadari bersama bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari banyak suku bangsa ini memang rawan gesekan. Banyak pihak yang memiliki tujuan-tujuan tertentu sangat berharap Bangsa Indonesia ini tercerai-berai, sehingga mudah dikuasai.

Kalau kita cermati bersama dan kita pikirkan se­cara jernih banyak peristiwa yang terjadi di pelbagai pelosok Tanah Air yang bernuansa adu-domba. Pada­hal dari dulu masyarakat selalu diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh siapapun. Isu-isu menyangkut suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) janganlah ada yang menyentuhnya. Tapi bagaimana kenyataan­nya? Ada saja pihak yang mencoba-coba membenturkan masyarakat dengan mengembuskan isu SARA. Isu sensi­tif itu jika dicuatkan ibarat rumput kering yang disulut api. Akan terjadi keba­karan hebat.

Indonesia seba­gai negara besar dan sangat luas wilayah­nya sangat disayangkan jika terpecah-belah. Banyak negara lain yang mera­sa iri dengan negara kita yang dikarunia oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan berbagai kekayaan alamnya. Kekayaan alam yang berlimpah itu jika dikelola dengan bijak akan membuat masyarakat sejahtera.

Tapi dengan adanya dukungan kepada Paslon, baik 01 maupun 02; masyarakat menjadi terkotak-kotak. Se­harusnya seusai pelaksanaan Pemilu 2019 yang meng­habiskan anggaran sangat besar dan meninggal dunianya ratusan petugas, masyarakat bersatu-padu kembali untuk sama-sama bekerja keras demi tujuan yang lebih besar, yaitu mewujudkan cita-cita para pendahulu bang­sa untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat akan kembali bersatu-padu jika tokoh-tokoh yang menjadi panutannya tidak memperli­hatkan pertikaian dan perseteruan. Sudah banyak yang mengatakan bahwa saat ini sudah seharusnya tidak ada lagi 01 atau 02, yang ada yaitu angka 3. Dalam Pancasi­la, sila ketiga adalah Persatuan Indonesia.

Persatuan Indonesia sangatlah penting dijaga dan dipertahankan demi tetap kokoh tegaknya NKRI. Apalagi masyarakat sudah menyatakan tekad: NKRI harga mati, maka mau tidak mau persatuan Indonesia harus diutamakan!

Selain menjaga persatuan Indonesia, yang tidak kalah penting adalah ketika Presiden dan Wakil Presi­den 2019-2024 menyusun kabinet agar mampu menem­patkan pejabat-pejabat yang berkompeten di bidangnya. Seperti kita ketahui bersama bahwa negara kita adalah negara kepulauan dengan lautan yang sangat luas. Nah, sesuai dengan ungkapan kalimat the right man in the right place; maka sudah seharusnyalah kabinet menda­tang diisi oleh pejabat yang berpengalaman dan faham tentang dunia maritim.

Previous Post

Bhakti Sosial Yayasan Jala Kanya dan PIPAL, Jonggol 21 Mei 2019

Next Post

Teknologi untuk Masyarakat Pesisir

Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut

Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut

Related Posts

Jalasena Edisi No. 1, Tahun XIII/2023
Majalah

Jalasena Edisi No. 1, Tahun XIII/2023

May 12, 2024
Jalasena November 2020
Majalah

Jalasena November 2020

January 21, 2021
Jalasena Agustus 2020
Majalah

Jalasena Agustus 2020

January 21, 2021
Jalasena Mei 2020
Majalah

Jalasena Mei 2020

May 15, 2020
Jalasena Februari 2020
Majalah

Jalasena Februari 2020

February 25, 2020
Jalasena November 2019
Majalah

Jalasena November 2019

December 1, 2019
Next Post
Teknologi untuk Masyarakat Pesisir

Teknologi untuk Masyarakat Pesisir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

  • Forum Silaturahmi, Ketua Umum PPAL Pusat Laksanakan Buka Puasa Bersama Kasal dan Mantan Kasal, Mantan Wakasal, Mantan Pangkormar, serta Purnawirawan TNI AL Wilayah Jakarta
  • Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri
  • PPAL Pusat Perkuat Literasi Hukum Lewat Sosialisasi KUHP-KUHAP Baru
  • PPAL Pusat Ikuti Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru Oleh Wamenkum RI
  • Ketua Umum PPAL dan Ketua Umum PIPAL Meriahkan HUT Paguyuban Purnawirawan Kowal di Surabaya

Komentar Terbaru

  • FX Karyoso on Lansia Purnawirawan TNI AL Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 PPAL
  • Andriani mongi on Musyawarah Wilayah (Muswil) PPAL Wilayah V/Surabaya

Kategori

  • Agenda
  • Berita
  • Galeri
  • Info PPAL
  • Majalah
  • Opini
  • Video

Berita Terbaru

Forum Silaturahmi, Ketua Umum PPAL Pusat Laksanakan Buka Puasa Bersama Kasal dan Mantan Kasal, Mantan Wakasal, Mantan Pangkormar, serta Purnawirawan TNI AL Wilayah Jakarta

Forum Silaturahmi, Ketua Umum PPAL Pusat Laksanakan Buka Puasa Bersama Kasal dan Mantan Kasal, Mantan Wakasal, Mantan Pangkormar, serta Purnawirawan TNI AL Wilayah Jakarta

March 5, 2026
Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri

Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri

February 15, 2026

Kategori

  • Agenda
  • Berita
  • Galeri
  • Info PPAL
  • Majalah
  • Opini
  • Video

Tentang PPAL

  • Sejarah
  • Karakter dan Fitur PPAL
  • Visi & Misi
  • Pengurus Organisasi
  • Yayasan
Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut

Jl. Tabah Raya No. 1 Komplek TNI AL Kelapa Gading Barat Jakarta Utara 14240, Telp. (021) 45847189
Fax. (021) 54847189
email : ppalpusat@yahoo.com; jalasena.magazine@gmail.com;
Website: www.ppal.or.id

© 2019-2022 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut.

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang PPAL
    • Sejarah
    • Karakter dan Fitur PPAL
    • Visi & Misi
    • Pengurus Organisasi
      • PPAL Wilayah
      • PPAL Pusat
    • PIPAL
    • PP Kowal
    • Ladzis
    • Redaksi Jalasena
    • Yayasan
    • Kontak
  • Agenda
  • Berita
  • Opini
  • Galeri
  • Majalah

© 2019-2022 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut.